Kuliah Online Akademi Desa Episode 16: “Penguatan Ekonomi Desa melalui Kerjasama Kemitraan


  Jumat, 08 Oktober 2021 Kegiatan Ditjenpkp

Kamis (7/10/21) Direktur Jenderal Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Harlina Sulistyorini, beserta Senior Manager Social Entrepreneurship Division PT Bank Rakyat Indonesia menjadi pembicara dalam Kuliah Online Akademi Desa Episode 16 dengan Tema “Penguatan Ekonomi Desa melalui Kerjasama Kemitraan (Pengembangan Desa Brilian kerjasama dengan BRI)”. Kegiatan ini diselenggarakan secara virtual melalui Zoom Meeting dan disiarkan secara langsung pada kanal Youtube Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi dengan peserta dari pejabat dan pegawai di lingkungan Kementerian Desa Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, aparat Desa, BUM Desa dan pegiat desa lainnya.

Ibu harlina menyampaikan setelah adanya UU Cipta Kerja dan PP nomor 11 Tahun 2020 semakin memperkuat peran/fungsi BUM Desa. BUM Desa dapat menjalankan berbagai jenis kegiatan usaha namun tidak boleh mematikan usaha yang sudah ada sebelumnya. Sebaliknya kegiatan BUM Desa harus dapat memicu pertumbuhan usaha ekonomi masyarakat. BUM Desa juga dapat melakukan kerjasama kemitraan dengan berbagai stakeholder dalam rangka mengembangkan usahanya, mulai dari Kementerian/Lembaga, BUMN/Swasta/Himbara, mitra pembangunan dan akademisi/ perguruan tinggi. Salah satu mitra yang turut serta membangun desa adalah BRI melalui kegiatan Desa Brilian yang saat ini sudah melakukan pembinaan pada 600 desa di Indonesia.

Pemaparan materi selanjutnya adalah dari Senior Manager Social Entrepreneurship Division PT Bank Rakyat Indonesia yang menyampaikan tentang Program Pemberdayaan Ekonomi desa melalui Desa Brilian. Desa yang dapat mendaftarkan di program ini harus masuk dalam kriteria Desa Brilian yaitu memiliki BUM Desa yang aktif, melakukan upaya peningkatan kesejahteraan Masyarakat berkelanjutan, kaya akan inovasi dan menerapkan digitalisasi. Saat ini sudah 3 batch program Desa Brilian yang telah dilaksanakan. Desa yang masuk 10 besar terbaik akan mendapatkan pendampingan dan pelatihan hingga dibantu dipromosikan potensi desanya secara nasional.