Sambutan Gus Menteri pada Launching Gernas BBI


  Jumat, 15 Oktober 2021 Kegiatan Ditjenpkp

Selasa (12/10/21) Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar, memberikan sambutan pada kegiatan Launching Gerakan Nasional #Bangga Buatan Indonesia Kalimantan Timur #GoBorneo Percaya Desa karena #DesaBisa di Samarinda Convention Hall, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur. Gernas BBI ini merupakan persembahan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi selaku campaign manager bekerja sama dengan PT Pertamina dan Bank Indonesia serta Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur selaku brand ambassador, serta melibatkan pemerintah kabupaten/kota dan pihak swasta.

Dalam sambutannya, Gus Menteri menyampaikan bahwa sejak diluncurkan pertama kali oleh Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo pada 14 Mei 2020 lalu, Gernas BBI telah banyak membantu, menstimulasi, dan menginspirasi Usaha Kecil dan Menengah (UMKM) lokal di berbagai daerah di Indonesia, termasuk BUM Desa dan BUM Desa Bersama, “Di bawah komando Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan, pada Tahun 2020, Gernas BBI berhasil menaikkan lebih 3,8 juta UMKM dan BUM Desa ke dalam platfom digital, sehingga memiliki cakupan pemasaran yang luas. Tahun 2021 ini, gerakan ini mampu menaikkan 6,07 juta UMKM dan BUM Desa masuk dalam platform digital, meningkat hampir 2 kali lipat tahun dibanding sebelumnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Gus Menteri juga menyebutkan bahwa Gernas BBI Go Borneo ini selaras dengan pencapaian SDGs Desa, terutama tujuan SDGs Desa ke-8, yaitu Pertumbuhan Ekonomi Desa Merata dan tujuan SDGs Desa ke-12, yaitu Konsumsi dan Produksi Desa Sadar Lingkungan. Hingga saat ini, Go Borneo telah melakukan kurasi terhadap sekitar 8.000 UMKM dan BUM Desa/BUM Desa Bersama, dan 220 di antaranya telah masuk ke dalam platform e-commerce SMEXPO Pertamina yang terdiri dari 2 UMKM kategori Furniture, 43 UMKM kategori Craft, 56 UMKM kategori Fashion, 16 UMKM kategori Agrobisnis, dan 103 UMKM kategori Food & Beverage. Jumlah ini akan terus bertambah, sampai mencapai target 1.000 UMKM tahun ini.

Selain itu, Go Borneo juga membina 4 unit BUM Desa di Kalimantan Timur yang melakukan ekspor perdana produk lidi sawit, lidi nipah, dan arang kayu ke Kanada dan Pakistan pada 8 Oktober 2021.
Semoga para pelaku ekonomi di Kalimantan Timur dapat saling belajar dan mengembangkan usahanya berorientasi pasar, menghasilkan produk-produk yang dicintai dan digunakan oleh masyarakat luas, baik nasional maupun internasional. Kekuatan UMKM dan BUM Desa/BUM Desa Bersama akan mempercepat pencapaian tujuan SDGs Desa dan memupus kemiskinan ekstrem Indonesia.